News

Aplikasi Tik Tok Resmi Di Blokir Kominfo

Aplikasi Tik Tok merupakan aplikasi video musik dan jejaring sosial. Didalam aplikasi tersebut menghadirkan special effects yang sangat menarik dan mudah digunakan oleh banyak orang. Sehingga semua orang bisa menciptakan sebuah video yang keren dengan mudah.

Aplikasi ini biasanya sangat di sukai oleh anak muda dan remaja, bahkan banyak anak-anak di bawah umur menggunakan aplikasi Tik Tok. Karena adanya konten yang ditemukan seperti pornografi, asusila, pelecehan agama, dan lain-lain menyebabkan Kemkominfo bertindak tegas memblokir aplikasi ini.

Aplikasi Tik Tok Resmi Di Blokir Kemkominfo
Aplikasi Tik Tok Resmi Di Blokir Kemkominfo

Aplikasi Tik Tok Resmi Di Blokir Kemkominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) indonesia resmi memblokir aplikasi Tik Tok Aplikasi berbagi video, terhitung mulai Selasa 3 Juli siang.

Menurut (Kemenkominfo) pihaknya baru akan membuka blokir aplikasi tersebut bila pihak peruasahaan Tik Tok telah membersihkan seluruh konten yang melanggar.

Didalam aplikasi Tik Tok asal tiongkok Pemerintah juga menemukan banyak pelanggaran konten negatif untuk anak. Pemblokiran aplikasi TikTok diumumkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara. “Benar, situs Aplikasi Tik Tok kami blokir karena banyak konten yang negatif, terutama buat anak-anak,” ucap Rudiantara.

Kami sudah menghubungi pihak Tik Tok untuk membersihkan kontennya. Setelah bersih dan ada jaminan untuk menjaga kebersihan kontennya, Aplikasi Tik Tok bisa kami buka kembali,” tuturnya.

Pada tahap awal, Kominfo baru memblokir aplikasi Tik Tok beserta delapan Domain Name System (DNS) yang biasa diakses di PC komputer. Aplikasi tersebut masih dapat diunduh melalui smartphone.

Akan tetapi akan ada tindakan tegas lanjutan dari Kominfo bila pihak Tik Tok tidak melakukan pembersihan konten-konten negatif tersebut.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo, Semuel Pangerapan menjelaskan, pemblokiran didasari hasil pemantau tim Pengais Konten Negatif (AIS) Kominfo, pelaporan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan juga masyarakat luas.

Pelanggaran konten yang ditemukan adalah pornografi, asusila, pelecehan agama, dan lain-lain,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak Tik Tok sendiri.